mini ff . nothing better . 6
by Meeranti Aprilisna
"gomawo" leemin berbicara di hanvun
"sip." seseorang membalas dari seberang
RS Seoul. 08.00PM
"hyung kami bawa banyak makanan, ada sondae, kimchi, dan banyak buah." changmin mendekati junsu.
junsu: "gomawo. tapi sulit makan kalau muka di perban begini. by the way, bagaimana konser di sbs?"
jj: "kita suda kasih yg maximal, tapi tetap saja terasa kurang." sambil narsis di dekat junsu
junsu: "hyung, mukaku seperti mumi ini kau foto juga" sambil mendorong jj.
jj pun turun dari kasur junsu.
lalu pintu kamar terdengar diketuk. seorang dokter dan dua suster masuk.
dokter: "junsushi, saatnya membuka perban. apa anda sudah siap?"
semua orang terlihat antusias sambil melihat respon junsu
junsu: " na..nanen siap!"
semua tersenyum senang
uno: "baiklah kita akan keluar. Hwaiting!" :)
uchun: "semoga berhasil!"
akhirnya jj, uno, uchun, changmin keluar ruangan.
terlihat banyak cassiopeia di luar ruangan, tapi sudah diamankan beberapa security, terdengar teriakan ~junsu oppa hwaiting! ~kita selalu mendukung mu ~kyaaaa. lalu mereka diusir karena menggangu. (kasihan padahal udah ada yg bawa jimat jimat gak jelas. salib segede pager juga dibawa (?)
cm: ~terlihat menghitung berapa banyak wanita disana "34,35.....40"
uchun: "ah kau sedang apa minmin?"
cm: "ah.. aniyo.."
mereka duduk di kursi tunggu, berharap semoga saat dibuka perban junsu nanti tidak terjadi apa2 dengan mukanya.
jj: "sudah jam segini mereka belum datang" ~ sambil melihat jam
uno: "siapa? junho dan yoona?"
jj: "ne. kenapa belum datang yah?" ~ lirik kanan kiri
dan terlihat dari kejauhan. yoona dan junho berlari menuju dbsk.
aku: "sunbae apa sudah dibuka perbannya?
uchun: "ne . dalam prosses unna. kalian dari mana saja baru datang?"
junho: "kami terjebak macet hyung. lagi pula tadi sore kami kesini. kami pulang dulu. dan saat tahu junsu akan dibuka perban kami langsung kembali lagi."
aku: "tadi sangat ramai di dekat gedung tua yg pernah changmin oppa ceritakan."
cm: "memang ada apa yoona disana?" ~antusias dan yg lain juga.
aku: "setau kami ada pembunuhan. seorang pria bernama shiiii...shiii..siapa si oppa?
semua kaget, dan sangat ingin tahu siapa korbannya.
junho: ~terlihat berpikir "shiii...shiwon."
dbsk: "mwo?"
cm: "hyung, dia kan salah satu yg kita curigai dalam pristiwa junsu, kalu dia saja dibunuh berarti bukan dia dan mungkin bukan teman2nya. lalu siapa? kita kehilangan jejak." ~sambil mondar mandir, aku baru tahu cm hyung punya jiwa detektif
uno: " ada benarnya cm. tapi tadi pagi junsu kan cerita kalau yg melukainya pria gendut dan botak. jadi memang mungkin bukan dia."
junho: "tapi saat kami tanya, di tempat kejadian tidak ada siapa2 selain mayat shiwon. kemana teman2nya?" ~ikut bertampang detektif dan mondar mandir ngikutin cm.
cm: "hyung sedang apa?" ~brenti mondar mandir karena 10 cm di depannya junho dengan muka mengerenyit.
junho: "ee.. aniyo." ~dan langsung duduk
aku: "ahhh bingung. kita pikir saja lagi nanti, sekarang lebih baik berdoa untuk junsu oppa." ~belaga bosy, tapi anehnya semua sunbae nurut. mereka mengepal tlapak tangan dan menunduk.
beberapa detik hening sekali ( ~ wuuuushhhh )
aku: "semoga junsu oppa baik2 saja"
all: "aminn"
dan setelah itu, dokter keluar dari r.pasien.
sekarang kalian bisa melihatnya. silahkan.
kami semua langsung bergerak dan bejalan menuju ruangan junsu.
sungguh kami sangat penasaran. dann ...
aku: " oppaaaa..." ~sambil memegang wajah junsu
all: ~melongo
aku melihat muka junsu oppa...
tidak berubah. (?)
junsu: "apa ada yang aneh? ataukah mukaku seperti Christian Ronaldo" ~gubrak!
uchun: "apa yg berubah. hanya terlihat bekas luka saja."
junho: "syukurlah tidak berubah, kalau berubah kita tidak dianggap kembar lagi."
semua orang melirik junho oppa dengan muka datar, lalu kembali melihat balik junsu. (junho gondok besar ;P)
aku: "ah dokter, aku kira 10% itu apa, ternyata bekas luka ini" ~sambil mengusap- usap muka oppa
junsu: "haha junho kita tetap kembar. banzai!" sambil mengangkat tangan ke atas (tarian bali)
junho juga begitu. ~banzai!
uno: "baguslah. semua baik2 sja." ~tersenyum lega
junho: "hyung, temanmu shiwon ......." ~ragu
junsu: "kenapa? ada apa memang dengan dia?"
aku: "ah aniyo..kita bicarakan yg lain saja. hmmm oppa laparkan? aku suapi yah?"
~sambil membuka bungkus makanan di atas meja
" aaa...aa"
junsu: ~amm " ada apa ini sebenarnya?" ~sambil mengunyah makanan
jj: "aniyo. junho hanya saja teringat ttg critamu tadi pagi." sambil mencoba narsis lagi di dekat junsu ~click!
js: " hyung .." ~dzig . menendang jj "kau ini."
jj: "ah kau ini. aku foto lagi yah" ~click! (kali ini semua melihat kamera dengan expresi seadanya)
all: "jaejoong...!"
jj: "kenang2an. ~hahaha."
uno: "sudah2 biarkan dia." ~melihat jam ( jam 09.30 )
"sudah malam lagi. bagaimana ini?"
aku: "aku akan disini saja, lagi pula besok minggu. sunbae semua bagaimana?"
uchun: "aku disini saja. aku malas pulang." ~selonjoran di sofa
junho: "aku akan pulang. menunggu rumah. hari ini appa dan umma pulang, una"
aku: "ash. aku lupa. hmm bilang saja disini oppa"
junho: "terserahlah. ne aku pulang duluan yah. Jo eun bam doeh shi gi reul."
~ sambil keluar ruangan dan melambaikan tangan
all: "Jo eun bam."
uno: "aku akan pulang juga. siapa yg akan ikut?"
jj: "aku ikut. kamu cm?"
cm: "andwe. aku,una dan uchun hyung disini saja."
jj: "oke. kita pulang yah. junsu istirahat yg cukup . jo-eun kkum kkwo"
junsu: "ne. hati2 hyung."
uno dan jj pun keluar dari ruangan.
aku: "aku mengantuk. huwaaamm.."
uchun: "tidur disin saja una" ~sofa mini, tapi panjangnya cukup untuk tubuhku.
aku: "gamshahamnida. tapi kau dimana sunbae?"
uchun: "disini (di kursi selonjoran)
cm: "baiklah semua sudah dapat tempat tidur." (cm di sofa yg panjang, krn ukuran tubuhnya terlalu jangkung)
junsu: "okei. Jo-eun-bam, jo-eun kkum kkwo."
kami: "jo-eun kkum kkwo"
kami semuapun tidur dalam ruangan hening dengan cahaya sayu dari lampu tidur.
tapi di luar terdengar ketukan langkah kaki. siapa itu ?
tobecontinued
//jangan copy tanpa permisi dan credit //
Tidak ada komentar:
Posting Komentar